260 CPNS Rejang Lebong Terima SK
Rejang Lebong, Dutawarta.com - Sebanyak 260 peserta CPNS Rejang Lebong yang dinyatakan lulus terima SK pengangkatan, Senin (4-3-2019).
260 peserta yang dinyatakan lulus terdiri dari 168 tenaga pendidik, 68 tenaga kesehatan dan 24 tenaga teknis.
SK pengangkatan secara simbolis disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Rejang Lebong RA Deni didampingi Kepala BKPSDM Khirdes Lapendo pasdi ruang pola Pemkab RL.
RA Deni memyampaikan untuk mendapatkan SK pengangkatan CPNS bukanlah hal mudah. Sebab, para peserta tesyang berjumlah mencapai 3 ribu lebih ini harus berlomba untuk mendapatkan nilai terbaik agar bisa lulus dan
diangkat menjadi CPNS.
Terlihat sekitar 3.159 peserta yang ikut tes sebanyak 260 yang diangkat menjadi CPNS.
"Dari 260 yang diangkat ini sebanyak 231 golongan tiga dan 29 golongan 2,"jelas Deni.
Oleh sebab itu, Deni perpesan agar para CPNS yang diangkat ini benar-benar bekerja dengan maksimal dan
benar-benar bisa menjadi pelayan masyarakat hingga ketingkat desa.
"Memang tugas ASN ini pelayan, jadi harus melayani masyarakat secara maksimal hingga ketingkat desa,"tambah
Deni.
Meski saat ini sudah diangkat CPNS, namun para CPNS ini diharapkan bisa mengikuti prajabatan agar nantinya bisabenar-benar menjadi pegawai 100 persen.
"Saya harap para CPNS ini bisa bertugas dengan baik dan bisa berinovasi",harapnya.
Sementara itu Kepala BKPSDM Khirdes Lapendo mengatakan, pengangkatan CPNS dilakukan berdasarkan
kebutuhan CPNS dengan melaksanakan seleksi CPNS yang diselenggarakan pada tahun 2018 lalu.
Dengan adanya penambahan tenaga CPNS baru diharapkan kinerja ASN bisa lebih maksimal dalam memberi
pelayanan pada masyarakat.
Ia juga menyampaikan, CPNS yang baru diangkat ini, nantinya akan mendapat pembekalan masing-masing
organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar CPNS tersebut bisa mendapatkan pedoman dalam melaksanakan di OPD tempatnya bekerja.(red
Sebanyak 260 peserta CPNS Rejang Lebong yang dinyatakan lulus terima SK pengangkatan, Senin (4/3/2019).
260 peserta yang dinyatakan lulus terdiri dari 168 tenaga pendidik, 68 tenaga kesehatan dan 24 tenaga teknis.
SK pengangkatan secara simbolis disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) RL RA Deni didampingi Kepala BKPSDMKhirdes Lapendo pasdi ruang pola Pemkab RL.
RA Deni memyampaikan untuk mendapatkan SK pengangkatan CPNS bukanlah hal mudah. Sebab, para peserta tes
yang berjumlah mencapai 3 ribu lebih ini harus berlomba untuk mendapatkan nilai terbaik agar bisa lulus dan
diangkat menjadi CPNS.
Terlihat sekitar 3.159 peserta yang ikut tes sebanyak 260 yang diangkat menjadi CPNS.
"Dari 260 yang diangkat ini sebanyak 231 golongan tiga dan 29 golongan 2," jelas Deni.
Oleh sebab itu, Deni perpesan agar para CPNS yang diangkat ini benar-benar bekerja dengan maksimal dan
benar-benar bisa menjadi pelayan masyarakat hingga ketingkat desa.
"Memang tugas ASN ini pelayan, jadi harus melayani masyarakat secara maksimal hingga ketingkat desa,"tambah
Deni.
Meski saat ini sudah diangkat CPNS, namun para CPNS ini diharapkan bisa mengikuti prajabatan agar nantinya bisa benar-benar menjadi pegawai 100 persen.
"Saya harap para CPNS ini bisa bertugas dengan baik dan bisa berinovasi",harapnya.
Sementara itu Kepala BKPSDM Khirdes Lapendo mengatakan, pengangkatan CPNS dilakukan berdasarkan
kebutuhan CPNS dengan melaksanakan seleksi CPNS yang diselenggarakan pada tahun 2018 lalu.
Dengan adanya penambahan tenaga CPNS baru diharapkan kinerja ASN bisa lebih maksimal dalam memberi
pelayanan pada masyarakat.
Ia juga menyampaikan, CPNS yang baru diangkat ini, nantinya akan mendapat pembekalan masing-masing
organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar CPNS tersebut bisa mendapatkan pedoman dalam melaksanakan di OPD tempatnya bekerja. (Adv)
Facebook comments