Lapas Bengkulu Gelar Lomba Hafalan Surat Pendek Bagi Warga Binaan
Bengkulu - Lapas Kelas IIA Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam membina warga binaan melalui kegiatan positif. Kali ini, sebanyak 40 warga binaan mengikuti lomba hafalan surat pendek dalam rangkaian kegiatan pesantren kilat Ramadhan 1446H yang diadakan di Masjid An-Nur Lapas Bengkulu.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan agama dan memperkuat keimanan para warga binaan. Dengan melibatkan juri dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bengkulu, yakni Ustadz Rahmat Zein, penilaian dilakukan secara objektif dan mendalam.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami dalam membina mental dan spiritual warga binaan. Kami berharap melalui lomba hafalan surat pendek ini, para warga binaan semakin termotivasi untuk memperdalam ilmu agama dan memperbaiki diri," ujar Kalapas Bengkulu, Yuniarto.
Yuniarto juga menambahkan bahwa kegiatan pesantren kilat dan lomba hafalan ini diharapkan bisa menjadi momen refleksi bagi warga binaan. "Kami ingin mereka tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mendapat bekal rohani yang kuat untuk kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti," lanjutnya.
Sementara itu, Ustadz Rahmat Zein dari MUI Bengkulu mengapresiasi semangat para peserta dalam mengikuti lomba. "Saya melihat antusiasme yang luar biasa dari para warga binaan. Ini menunjukkan bahwa dengan pembinaan yang tepat, mereka bisa berubah menjadi pribadi yang lebih baik," ungkapnya.
Lomba hafalan surat pendek ini menjadi salah satu program unggulan dalam rangkaian pesantren kilat di Lapas Kelas IIA Bengkulu. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi para warga binaan, baik selama mereka berada di dalam lapas maupun setelah mereka kembali ke masyarakat.

Facebook comments