Wujudkan Layanan Inklusif, WBP Rutan Bengkulu Kini Dapat Akses e-KTP Digital
BENGKULU – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Bengkulu yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Dukcapil Kota Bengkulu, Drs. Widodo, melaksanakan kegiatan digitalisasi Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Klinik Pratama Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu, Kamis (30/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital yang menyasar seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, termasuk warga binaan.
Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan metode jemput bola, di mana tim Dukcapil Kota Bengkulu mendatangi langsung lingkungan Rutan untuk melakukan perekaman data biometrik, verifikasi identitas, serta pembaruan data kependudukan bagi WBP yang belum memiliki KTP elektronik atau mengalami ketidaksesuaian data. Klinik Pratama Rutan Bengkulu menjadi lokasi utama pelaksanaan kegiatan karena memiliki fasilitas yang memadai untuk mendukung proses pelayanan administrasi tersebut.
Kepala Dinas Dukcapil Kota Bengkulu, Drs. Widodo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh warga negara memiliki identitas kependudukan yang sah dan terintegrasi dalam sistem administrasi nasional. Menurutnya, warga binaan juga memiliki hak yang sama dalam memperoleh layanan administrasi kependudukan sebagai bagian dari pemenuhan hak dasar warga negara.
“Digitalisasi KTP ini tidak hanya memudahkan proses administrasi, tetapi juga menjadi langkah penting dalam mendukung pembaruan data kependudukan yang akurat dan valid. Kami ingin memastikan tidak ada satu pun warga, termasuk warga binaan, yang tertinggal dalam pelayanan administrasi,” ujar Drs. Widodo.
Karutan Bengkulu, Tomy Yulianto menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Kolaborasi antara Dukcapil dan Rutan Bengkulu dinilai sangat penting dalam mendukung program pembinaan, terutama dalam hal pemenuhan dokumen identitas bagi WBP yang akan menjadi bekal penting ketika kembali ke masyarakat. Dengan adanya KTP elektronik yang valid, WBP diharapkan lebih mudah mengakses berbagai layanan publik seperti kesehatan, pendidikan, hingga administrasi sosial lainnya setelah bebas.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, serta mendapat antusiasme dari para WBP yang mengikuti proses perekaman. Ke depan, Dukcapil Kota Bengkulu berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan layanan jemput bola guna memastikan seluruh masyarakat memiliki identitas kependudukan yang lengkap, akurat, dan berbasis digital.
Facebook comments