Cegah Karhutla, Polsek Seluma Timur Pantau Titik Panas di Selinsingan
Seluma – Personel Polsek Seluma Timur melaksanakan pengecekan dan monitoring titik panas (hotspot) yang terpantau satelit di wilayah Desa Selinsingan, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma, Senin (14/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi dan deteksi dini terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menyusul adanya informasi mengenai titik panas yang terpantau di wilayah Desa Selinsingan pada koordinat Latitude -4,05692 dan Longitude 102,6311.
Dalam pelaksanaan pengecekan, personel Polsek Seluma Timur berkoordinasi dengan Kepala Desa Selinsingan serta masyarakat setempat untuk memastikan kondisi di sekitar lokasi yang terindikasi sebagai titik panas.
Berdasarkan keterangan Kepala Desa Selinsingan dan masyarakat, titik panas tersebut berada di kawasan Air Sigi, dekat Bukit Hitam, yang merupakan wilayah perbatasan antara Desa Selinsingan dan Desa Simpang.
Untuk menuju lokasi tersebut, akses kendaraan roda dua tidak memungkinkan. Lokasi hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki melalui jalan setapak dengan jarak sekitar 5 kilometer.
Dari hasil koordinasi dan monitoring bersama pemerintah desa serta masyarakat sekitar, belum ditemukan adanya kebakaran lahan maupun kebun di wilayah Desa Selinsingan, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma.
Sebelum meninggalkan lokasi, personel Polsek Seluma Timur juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara membakar.
“Dengan kondisi cuaca yang panas dan angin kencang saat ini, kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan sembarangan dengan cara membakar karena dapat membahayakan dan berpotensi menyebabkan kebakaran meluas,” ujar Aiptu Franky Nero.
Adapun personel yang melaksanakan kegiatan pengecekan dan monitoring tersebut yakni Aiptu Franky Nero dan Brigpol April P. Nainggolan.
Kegiatan monitoring ini merupakan bentuk upaya preventif Polsek Seluma Timur dalam mengantisipasi potensi karhutla sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya kebakaran di tengah kondisi cuaca panas dan angin kencang.

Facebook comments