Nelayan Tradisional Datangi kantor kelurahan Malabro, Kapal Trawl Masih Beroperasi
Dutawarta.com - Nelayan yang berada di pesisir pantai Malabro mendatangi kantor Kelurahan Malabro. Selasa (16/1/2018) Pagi tadi.
Mereka datang karena masih ditemukannya kapal penangkap ikan yang menggunakan alat tangkap Trawl di sekitar perairan Bengkulu.
Menurut salah satu Nelayan tradisional Ujang yang bermukim di pesisir pantai Malabero, alat tangkap Trawl tersebut sudah disepakati bersama pemerintah dan aparat penegak hukum beberapa waktu lalu, untuk tidak beroperasi lagi terhitung sejak tanggal 31 Desember 2017 lalu.
Perwakilan Nelayan tradisional tersebut, meminta ketegasan dari penegak hukum untuk menyikapi persoalan tersebut, sebelum mereka bertindak sendiri. " Kami diminta untuk tidak anarkis dan percayakan kepada penegak hukum. Jika tidak dapat menegakan hukum, maka kami yang akan bertindak menangkap nelayan Trawl tersebut," tegas ujang.
Sementara itu, Camat Teluk Segara Ikhwan Nova mengatakan, pihaknya akan segera menindak lanjuti aspirasi nelayan tradisional itu, dengan berkoordinasi kepada pihak terkait.
" Kata kuncinya jangan ada terjadinya konflik, dan kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait," Kata Ikhwan Nova.
Disisi lainya, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Serda Zahab yang bertugas di Kelurahan Malabro mengatakan, dirinya berupaya agar tidak terjadi gejolak ditengah masyarakat, akibat masih beroperasinya kapal Trawl tersebut.
Karena, Dijelaskan Zahab, kapal Trawl tersebut memang sudah dilarang untuk beroperasi lagi.
" Kita menghindari keinginan masyarakat yang ingin langsung menindaki kapal Trawl tersebut ditengah laut, itulah yang kita hindari agar tidak terjadi anarkis. Kita minta masyarakat untuk menahan diri dan menemui saja pihak yang berwenang," kata tentara yang berpangkat Sersan Dua ini. (Bzr)
Facebook comments