Skip to main content
x
lapas

Perdana, Narapidana Gelar "Tradisi Basuh Kaki Ibu" Suasana Pecah Menetaskan Air Mata di Lapas Bengkulu

Bengkulu – Dalam suasana penuh haru, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu menggelar tradisi "Basuh Kaki Ibu" bagi warga binaan pada peringatan Hari Ibu ke-96 tahun 2024. Acara yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Bengkulu, Yuniarto, serta dihadiri oleh pejabat struktural dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Lapas Bengkulu.

Dalam momen tersebut, keluarga warga binaan yang hadir turut menyaksikan tradisi yang menggetarkan hati. Suasana emosional tak terhindarkan ketika para warga binaan dengan penuh kasih membasuh kaki ibu mereka sebagai simbol permohonan maaf dan rasa terima kasih atas pengorbanan sang ibu.

Tangis haru pun mewarnai acara ini, baik dari para warga binaan, keluarga yang hadir, maupun petugas yang menyaksikan. Banyak di antara keluarga yang berlinang air mata menyaksikan momen langka ini.

Kepala Lapas Bengkulu, Yuniarto, menyampaikan bahwa acara ini tidak hanya sebagai bentuk peringatan Hari Ibu, tetapi juga sebagai langkah untuk menanamkan nilai-nilai moral dan mempererat hubungan keluarga.

“Semoga tradisi ini menjadi pengingat bagi semua untuk selalu menghormati dan mencintai ibu, sosok yang telah banyak berkorban untuk kita,” ujar Yuniarto dalam sambutannya.

Salah satu ibu yang mengikuti acara tersebut, Ibu Siti, tidak dapat menyembunyikan rasa harunya. "Selama ini saya hanya bisa mendoakan anak saya dari jauh. Tapi hari ini, ketika dia meminta maaf dengan membasuh kaki saya, rasanya seperti beban berat yang selama ini saya tanggung hilang begitu saja," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Ia juga berharap anaknya dapat mengambil hikmah dari kegiatan ini. "Saya berharap dia bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi, dan ini menjadi awal untuk hubungan kami yang lebih erat di masa depan," tambah Ibu Siti sambil memeluk anaknya dengan penuh kasih sayang.
Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi warga binaan, sehingga mereka dapat lebih termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik selama menjalani masa pembinaan.

Dibaca : 31Klik

Facebook comments