Tanamkan Identitas Lokal, Anak Binaan LPKA Bengkulu Antusias Ikuti Pelatihan Dol
*Bengkulu, 8 April 2026* — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bengkulu terus berinovasi dalam memberikan pembinaan yang edukatif dan bermakna bagi anak binaan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan seni tradisional Dol yang digelar pada Selasa (8/4), sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus penanaman nilai-nilai positif kepada anak binaan.
Kegiatan pelatihan ini diikuti dengan antusias oleh para anak binaan yang tampak bersemangat mempelajari teknik dasar memainkan alat musik Dol, yang merupakan salah satu warisan budaya khas Bengkulu. Selain melatih keterampilan, kegiatan ini juga bertujuan membangun rasa percaya diri, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap budaya daerah.
Pelatihan dipandu oleh instruktur yang berpengalaman di bidang seni tradisional, dengan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan. Anak binaan diajak mengenal sejarah Dol, teknik memainkan alat, hingga praktik langsung secara berkelompok.
Kepala LPKA Kelas II Bengkulu, Elizama Gori, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang berorientasi pada penguatan karakter dan identitas budaya.
“Melalui pelatihan seni tradisional Dol ini, kami ingin menanamkan rasa cinta terhadap budaya lokal kepada anak binaan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana positif untuk menyalurkan bakat dan energi mereka ke arah yang lebih produktif,” ujar Elizama.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembinaan di LPKA tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan, tetapi juga pengembangan potensi diri anak agar dapat kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan dan karakter yang lebih baik.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin dalam program pembinaan di LPKA Bengkulu, sekaligus mendukung upaya pelestarian budaya daerah di kalangan generasi muda.
Dengan adanya pelatihan seni tradisional seperti Dol, LPKA Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang humanis, edukatif, dan berbudaya bagi anak binaan.
Facebook comments