Jembatan bantal kiri terbangkalai dan jalan utama Desa rusak parah
Muko-muko,Dutawarta.com - Butuh perhatian serius Pemerintah Jembatan terbengkalai hampir tiga tahun tak kunjung di bangun Padahal masyarakat sangat membutuhkan jembatan untuk kelancaran transportasi menuju pusat kesehatan,pendidikan,pasar dan lain nya.,rabu 10/11/2021
Kepala Desa PJ.M Ali melalui Sekretaris Desa Zairul efendi saat di temui awak media di ruang kerja Kantor Desa Lubuk Selandak,Sampai saat ini masyarakat di Desa Lubuk Selandak Kecamatan Teramang Jaya Kabupaten Muko-muko masih menggunakan rakit jika akan melakukan penyeberangan,kami sangat membutuhkan perhatian Pemerintah Daerah maupun Pusat untuk segera membangun jembatan ini karena jembatan ini menjadi urat nadi masyarakat di sini.
Tidak hanya jembatan,Zairul efendi juga sampaikan jalan utama Desa kami belum pernah ada Pembangunan/peningkatan jalan pengoralan,lapen apa lagi hotmix yang di anggarkan Pemkab muko-muko melalui APBD Dinas terkait,saat ini jalan utama Desa kami rusak berat dan di titik tertentu kami lakukan pengoralan secara swadaya masyarakat itu pun dari dana dan material sumbangan dari masyarakat Desa Lubuk Selandak.
Lanjut Sekdes,mengingat jalan dan Jembatan sebagai salah satu prasarana transportasi yang merupakan urat nadi kehidupan masyarakat yang mempunyai peranan penting dalam usaha pengembangan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Selain itu pentingnya pembangunan jalan dan jembatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan masyarakat atas angkutan barang dan jasa (orang) yang aman, nyaman, dan berdaya guna benar-benar akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Teramang Jaya khususnya Desa Lubuk selandak ,.tutup nya
Terpisah Pak Arifin Tokoh masyarakat Desa setempat,jembatan sungai bantal kiri terbangkalai alias mangkrak penghubung Desa Lubuk Selandak Kecamatan Teramang Jaya - Desa bukit dan Desa sumber Mulya Kecamatan Penarik Kabupaten Muko-muko Propinsi Bengkulu
Meminta Pemerintahan terkait untuk segera dibangun bukan tanpa alasan, sebelum ini ada beberapa musibah kejadian yang tidak diinginkan,beberapa mobil terjebak saat musim hujan waktu akan melakukan penyebrangan bahkan ada mobil sampai hanyut terbawa arus sungai.,singkat nya (Agus P/Riki)
Facebook comments