Analisis Munculnya Perang Dunia II
Oleh : Desty Yolanda
Latar belakang terjadinya perang dunia II ketika telah terjadinya perang dunia I pasca terjadinya perang dunia I hanya berlangsung tidak lebih dari 15 tahun. Pada priode 1930-an keadaan politik dunia kembali memanas menyerupai kondisi politik pada 1900-1912, sebelum meletusnya perang dunia I. Maka Negara – Negara yang pernah terlibat dalam perang dunia I segera mempersiapkan diri untuk menghadapi perang yang mungkin terjadi lebih dahsyat dari perang sebelumnya.
Politik revanche idea (semangat membalas) terus dikembangkan dan dihembuskan oleh Negara – Negara yang kalah dalam perang dunia I, selain itu munculnya Negara fasis (totaliter) seperti Jerman, Italia dan Jepang merupakan salah satu penyebab meletusnya perang dunia II. Oleh karena itu banyak yang mengatakan bahwa perang dunia II merupakan kelanjutan dari perang dunia I. Pada hakikatnya perang dunia II sama dengan perang dunia I yakni terbagi atas sebab umum dan sebab khusus. Sebab umum dan sebab khusus yang melatarbelakangi berkecambuknya politik dunia pasca perang dunia I.
Beberapa penyebab terjadinya perang dunia II yaitu kegagalan Liga Bangsa Bangsa (LBB) yang diharapkan dapat menciptakan perdamaian dunia yang tidak menjalankan perannya dengan baik, industry angkatan perang berkembang dengan pesat karena mendapat dukungan dari keuangan Negara. Sebagaian besar anggaran belanja Negara ditujukan untuk bidang industry agar dapat membangun kembali industry yang telah hancur pada masa perang dunia I, kemudian berkembangnya berbagai paham setelah perang dunia I telah menjadikan Negara – Negara Eropa membentuk persekutuan – persekutuan berdasarkan kepentingan ideology yang berkembang dinegara masing – masing terjadinya blok – blok ini sebagai akibat dari timbulnya politik mencari kawan yang sepaham dan seperjuangan (aliansi).
Dari sinilah, mulai timbul saling mencurigai komunisme rusia. Selanjutnya, Rusia dan sekutunya mencurigai gerakan fasisme di Italia dan nazisme yang berkembang pesat di Jerman. Sebab khusus yang memicu meletusnya perang dunia II adalah serangan Jerman atas Polandia pada 1 September 1939. Serangan yang dilancarkan Jerman telah mengawali pertempuran dunia di front Eropa. Sedangkan sebab khusus yang mengawali perang dunia di kawasan Asia Pasifik adalah pemboman pangkalan angkatan laut di Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawai oleh Jepang pada 7 Desember 1941 pemboman ini mengawali berkobarnya perang pasifik atau perang Asia Timur Raya.
Jalannya perang dunia II setelah Jerman melancarkan serangan ke Polandia pada 1 september 1939. Kemudian tanggal 3 september 1939 Prancis dan Inggris menyatakan perang terhadap Jerman. Maka mulailah perang dunia II antara Blok Axis (poros) yang dipimpi Jerman dengan blok sekutu yang dipimpi Inggris dengan politik lebensraum pada 9 April 1940 tentara Jerman melakukan serangan pula ke wilayah barat, yaitu ke negeri Luxembung Belanda, Belgia dan Prancis. Pada 10 Juni 1940 Italia terjun ke kancah peperangan dengan memihak Jerman dan Italia selama 12 hati, Prancis dapat ditaklukan pada 22 Juni 1940. Kemudian pada 22 juni 1941 Jerman memulai serangan – serangan kearah timur yaitu Rusia. Serangan – serangan tersebut berhasil dengan gemilang sehingga Negara – Negara sekutu dalam posisi bertahan.
Namun pada musim dingin 1944, pasukan Rusia dapat memukul mundur pasukan Jerman dengan menerobos jauh kea rah Polandia, Rumania, Yugoslavia, Hongaria sehingga dapat mengusir pasukan Jerman dari daerah Balkan. Kemudian pada 7 Mei 1942 sekutu berhasil menghancurkan tentara Jepang di laut karang dekat Papua. Setelah itu, pada 1945 sekutu berhasil merebut Filipina dan Indocina. Tentara Jepang akhirnya menyerah pada sekutu pada 15 Agustus 1945 setelah sebelumnya Hiroshima dan Nagasaki dibom atom pada 6 dan 9 Agustus 1945. Pada awal 1945 pasukan sekutu melancarkan serangan langsung ke wilayah Jerman dengan menghancurkan pusat – pusat industry Jerman dan berhasil menduduki kota Berli.
Pasukan Jerman terdesak pada 7 Mei 1945 Jerman akhirnya menyerah kepada sekutu berakhirlah perang dunia II. Kekalahan yang dialami pada perang dunia I terulang kembali oleh Jerman dan Italia. Akhir dari perang dunia ditandai dengan penandatanganan perjanjian Potsdam antara Jerman dan sekutu pada 17 Juli – 2 Agustus 1945 dan perjanjian san Fransisco pada 8 september 1951 antara Jepang dan sekutu. Pihak yang kalah harus mengganti rugi perang dan pembagian wilayah.
Akibat dari perang dunia II merupakan perang terbesar dan terdahsyat yang pernah terjadi selama ini. Perang ini menelan korban yang sangat besar, yakni 40 juta orang. Perang ini juga membawa akibat besar bagu dunia terutama terjadi perubahan – perubahan dibidang ekonomi, politik dan sosial.
Facebook comments