Skip to main content
x
Hukum
Kapolres Bengkulu AKBP Pahala Simanjuntak

Tempo Sebulan, Dua Gadis Rejang Lebong Bunuh Diri

Dutawarta.com - Kota Bengkulu heboh diakhir tahun 2019. Tidak hanya heboh oleh kasus kematian Wina Mardiani, mahasiswa Unib asal Ipuh Mukomuko, namun juga heboh adanya peristiwa bunuh diri seorang pelajar magang asal Curup Rejang Lebong. Memasuki awal tahun 2020, kasus yang sama yakni peristiwa bunuh diri kembali terjadi, korbannya adalah seorang gadis asal Curup, Rejang Lebong juga.

Pelajar Bunuh diri di akhir tahun 2019

Adalah Ma (16), pelajar perempuan asal Kota Curup Kabupaten Rejang Lebong yang magang di salah satu hotel di Kota Bengkulu. Dia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kosannya di Kelurahan Pintu Batu Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu, pada Minggu (22/12/2019) lalu, sekira pukul 16.00 WB. Ma ditemukan dalam kondisi tergantung di dengan leher terjerat kain hordeng. Dia ditemukan oleh rekan sekosnya yang kebetulan pulang magang mendapati pintu kos terkunci dari dalam. Mendapati itu, rekan korban memanggil namun tidak ada jawaban yang menyebabkan pintu didobrak. 

ketika masuk ke dalam, rekannya mendapati korban dalam kondisi tergantung di dekat kamar mandi. Kondisinya sudah tidak bernyawa. Peristiwa itu membuah heboh warga setempat. Polisi kemudian mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara Polda Bengkulu.

Mulanya, polisi belum menyimpulkan penyebab kematian Ma. Namun setelah diperiksa di RS Bhayangkara, kematian Ma disebabkan murni karena bunuh diri.

"Dari hasil visum terhadap korban di RS Bhayangkara, korban murni bunuh diri," kata Kapolres Bengkulu AKBP Pahala Simanjuntak, S.IK, Selasa (24/12/2019) lalu.

Karyawan swasta bunuh diri di awal tahun 2020

Peristiwa bunuh diri di awal tahun 2020 ini juga menghebohkan publik di Kota Bengkulu. Pasalnya, korban kali ini juga seorang gadis asal Rejang Lebong yang berdomisili di Kota Bengkulu. Dia adalah Re (27). Ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Perumnas Pinang Mas Kelurahan Bentiring Permai Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu pada Kamis (9/1/2020) sekira pukul 20.15 WIB. Re ditemukan oleh rekan kerjanya yang datang ke rumahnya lantaran korban tidak masuk kerja pada hari tersebut. 

Rekan korban curiga karena nomor handphone korban tidak aktif sejak pagi. Kemudian, rekan korban berinisiatif mendatangi rumah korban. Di rumah korban, rekan korban mendapati korban tergantung dengan leher terlilit kain jilbab setelah dia mengintip dari jendela. 

Rekan korban kemudian melapor ke Bhabinkamtibmas dan Ketua RT setempat untuk mendobrak pintu rumah korban. Korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk diperiksa.

Dari hasil pemeriksaan, korban yang sehari-hari bekerja di perusahaan perumahan dinyatakan meninggal dunia karena bunuh diri.

“Keluarga korban sudah ikhlas malam usai kejadian jenazah langsung dibawa ke Curup, Rejang Lebong untuk dimakamkan. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya indikasi kekerasan di tubuh korban dan tewasnya korban murni bunuh diri,” kata Kapolsek Muara Bangkahulu, Kompol Jauhari. (Brm/Yip/Js)

Dibaca : 88Klik

Facebook comments