Warga Binaan Lapas Bengkulu Sukses Panen Buah Pepaya
Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu kembali mencetak prestasi melalui program pembinaan keterampilan warga binaan. Pada panen kali ini, puluhan kilogram pepaya segar berhasil dipetik langsung dari kebun yang dikelola oleh para narapidana, Senin (28/10).
Kepala Lapas Bengkulu, Yuniarto mengungkapkan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan dan persiapan reintegrasi warga binaan ke masyarakat. "Melalui pembinaan ini, kami ingin memberi kesempatan kepada mereka untuk memiliki keterampilan yang berguna setelah bebas," jelasnya.
Kebun pepaya di Lapas Bengkulu telah dikelola sejak beberapa bulan lalu dengan sistem bertahap, mulai dari persiapan lahan hingga perawatan intensif oleh warga binaan. Selain menghasilkan buah pepaya berkualitas, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun mental positif dan rasa tanggung jawab di kalangan peserta.
"Senang rasanya bisa melihat hasil kerja keras kami sendiri," ujar salah satu warga binaan yang terlibat dalam proses panen. "Semoga ilmu yang kami pelajari di sini bisa bermanfaat saat kami kembali ke masyarakat."
Selain pepaya, Lapas Bengkulu juga tengah mengembangkan berbagai jenis tanaman hortikultura lainnya seperti tomat juga trong. Hasil panen tersebut akan dimanfaatkan baik untuk kebutuhan internal lapas maupun dijual ke pasar lokal, guna menambah pemasukan serta menunjang program pembinaan lebih lanjut.
Program pertanian ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat dan pihak terkait. Selain membantu meningkatkan keterampilan warga binaan, panen ini menjadi bukti bahwa lapas tidak hanya tempat pembinaan, tapi juga arena produktivitas dan pemberdayaan ekonomi.

Facebook comments