Buka Orientasi, Kakanwil Jelaskan Masalah Kartu Nikah
Dutawarta.com - Saat membuka kegiatan Orientasi Penguatan Keluarga Muda dan Pencegahan Kawin Anak, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Bustasar MS juga mejelaskan perihal karu nikah yang sekarang banyak diperbincangkan di masyarakat.
"Perlu dijelaskan ke masyarakat buku nikah tidak beralih ke kartu nikah tetapi kartu nikah menambah kekuatan buku nikah itu sendiri, buku nikah itu tetap akan ada," ujar Bustasar.
"Kartu nikah ini merupakan penerapan dari aplikasi Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) berbasis web, kartu nikah nanti akan memiliki barcode yang berisi data jika dipindai," tambah Kakanwil.
Kakanwil juga menerangkan untuk Provinsi Bengkulu saat ini kartu nikah belum dilaksanakan, "Program ini efektifnya mungkin pada Januari tahun 2019, memang Menteri Agama telah melaunching SIMKAH pada 8 November yang lalu, tapi hanya untuk beberapa kota saja, kartu nikah nantinya diprioritaskan untuk pasangan yang menikah setelah program diluncurkan," smabung Bustasar.
Orientasi yang dibuka oleh Kakanwil ini dilaksanakan di Hotel Nala Sea Side, diikuti oelh 70 peserta utusan dari Kankemenag dan dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 19 - 21 November 2018.
Menurut Kepala Bidang Urais dan Binsyar Ramedlon Orientasi penguatan Keluarga Muda dan Pencegahan Kawin Anak dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman bagaimana meningkatkan kualitas dalam berumah tangga, mencegah perkawinan dibawah umur dan mengurangi tingkat perveraian. (Rls)
Facebook comments