TNI-Polri Intensifkan Patroli Gabungan di Jalur Lintas Curup–Lubuk Linggau, Wujudkan Rasa Aman bagi Masyarakat
REJANG LEBONG – Sinergitas TNI dan Polri terus diperkuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Rejang Lebong. Melalui patroli gabungan rutin, personel TNI bersama Polri hadir secara nyata di tengah masyarakat guna menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.
Patroli gabungan dilaksanakan oleh personel Satuan Samapta, Satuan Lalu Lintas Polres Rejang Lebong, serta personel dari jajaran Polsek, baik pada siang maupun malam hari. Fokus utama pengamanan berada di jalur lintas Curup–Lubuk Linggau yang menjadi salah satu akses strategis dengan mobilitas tinggi.
Wilayah yang menjadi prioritas utama patroli yakni kawasan hukum Polsek Padang Ulak Tanding dan Polsek Sindang Kelingi. Jalur ini dinilai rawan terhadap potensi gangguan keamanan sehingga kehadiran aparat secara rutin diharapkan mampu memberikan perlindungan maksimal bagi pengguna jalan.
Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir, SIK., MH melalui Kasi Humas AKP M. Hasan Basri, SH menegaskan bahwa patroli gabungan ini merupakan bentuk komitmen TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Kehadiran personel TNI-Polri di lapangan bukan sekadar slogan, tetapi wujud nyata pelayanan kepada masyarakat. Kami ingin memastikan jalur lintas Curup–Lubuk Linggau tetap aman dan kondusif bagi seluruh pengguna jalan,” ujar Kasi Humas.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu untuk meminta bantuan kepada pihak kepolisian apabila membutuhkan pengawalan, pertolongan, maupun kehadiran aparat dalam situasi darurat.
“Silakan manfaatkan Call Center Polri 110 yang siaga 24 jam dan bebas pulsa. Kami siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.
Dengan patroli gabungan yang terus digencarkan, diharapkan situasi Kamtibmas di wilayah Rejang Lebong, khususnya jalur strategis lintas Curup–Lubuk Linggau, tetap terjaga aman, tertib, dan bebas dari berbagai potensi gangguan keamanan.
Facebook comments